Urusan Covid-19 di Kabupaten Indramayu Menggila dalam Dua Hari

Urusan Covid-19 di Kabupaten Indramayu Menggila dalam Dua Hari

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Kasus Covid-19 di Kabupaten Indramayu terus mengalami peningkatan selama dua hari berturut-turut. Peningkatan ini membuat rekor baru di Kabupaten Indramayu selama pandemi Covid-19 melanda.

Satgas Pengerjaan Covid-19 Kabupaten Indramayu mencatat, dalam Jumat (4/12/2020), jumlah pasien pasti Covid-19 bertambah 50 orang. Lalu pada Sabtu (5/12/2020), jumlah pasien bertambah 82 orang.

Penambahan ini menyusun Kabupaten Indramayu ditetapkan masuk ke dalam daerah berstatus zona merah atau resiko tinggi penyebaran Covid-19.

Dengan adanya lonjakan ini, maka mutlak pasien positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu mencapai 981 orang, dengan rincian 53 orang meninggal negeri, 282 orang sembuh, dan 568 orang masih dalam perawatan ataupun isolasi.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan, pemicu terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19 di Indramayu ialah karena tidak disiplinnya pasien Covid-19 tanpa gelaja atau asimptomatik masa menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah.

“Selain itu masyarakat juga melengahkan protokol kesehatan, ” jelasnya, Minggu (6/12/2020).

Deden mengingatkan agar warga langgeng berhati-hati dan waspada, karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu juga mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Selalu patuhi protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M (mencuci tangan, mengindahkan masker, dan menjaga jarak), ” ungkapnya.

Kemudian, tambah Deden, apabila pantas melakukan pembatasan diri di vila, maka disarankan untuk memperkuat imunitas diri. Hal itu dapat dilakukan dengan beberapa cara,   yakni memakan makanan bergizi dan seimbang, olahraga ringan di rumah, berjemur di pagi hari sekira 15 menit. Kemudian dengan  istirahat yang cukup, tidak merokok, mengonsumsi komplemen atau vitamin jika diperlukan, dan tetap tenang menyikapi situasi serta informasi. (*)