Tiga Generasi Berbagi Tips Menjaga Ikatan dengan Pasangan, Kuncinya LOVE

Tiga Generasi Berbagi Tips Menjaga Ikatan dengan Pasangan, Kuncinya LOVE

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sampoerna Academy bersama Tiga Generasi sebagai rumah konsultasi psikologi keluarga menggelar forum diskusi virtual Light Friday Talk (LiFT) Webinar yang mengusung tema “Love in The Time of Corona” di dalam Jumat (6/11).

Berdasarkan hasil riset Komnas Perempuan Indonesia di tahun 2020 yang menunjukkan masih ada 10, 3 persen pasangan dari dua. 285 responden yang mengalami ketegangan dalam pernikahan selama pandemi. Dengan tingkat kerentanan pasangan menikah bertambah tinggi sebesar 12 persen dibandingkan pasangan belum menikah yaitu 2, 5 persen.

Saskhya Aulia Prima, M. Psi., Psikolog, Co-founder Tiga Generasi menjelaskan ada empat hal istimewa yang perlu diingat; yaitu L. O. V. E (Listen) mendengarkan pasangan dan memberikan batasan pribadi bagi pasangan anda, (Occasionally do new things) sesekali melakukan kejadian baru bersama,

“(Validate) validasi perasaan satu sama lain untuk menjaga koneksi pasangan, (Expect- less) berharap lebih sedikit dan saling menguatkan satu sama lain, ” ucapnya.

Pada jalan yang sama, Putu Andani M. Psi., Psikolog, Co-Founder Tiga Tingkatan ikut menjelaskan bahwa dari keempat hal tersebut, mendengarkan pasangan kita merupakan hal paling sulit dikerjakan.

”Kita seringkali tidak benar-benar mendengar pasangan kita dan cenderung melakukan hal lain seperti melamun, menghakimi, atau bahkan melawan pasangan. Hal ini lah yang disebut “Blocks to Listen” atau “Halangan Mendengar”, sehingga mencuaikan assessment test bisa diketahui tipe listening blocking kita begitu pula dengan pasangan, apakah kita sudah berada di posisi mind-reading, rehearsing, atau ternyata masih berada dalam posisi judging. Hasil dari tes ini akan membantu pasangan menjumpai titik permasalahan dan dapat memajukan efektivitas komunikasi mereka, ” jelasnya.

“Kami mengerti situasi pandemi tentu menyampaikan dampak tidak hanya dalam jurusan eksternal, namun juga dalam bidang hubungan internal dalam keluarga. Buat itu kami percaya, selain memberikan kualitas pendidikan terbaik untuk bani, memelihara dan menjaga kualitas hubungan dalam lingkungan rumah tangga pula penting untuk tumbuh kembang psikologi anak. Kami harap dengan diadakannya forum diskusi virtual ini, para orang tua dapat memperkuat ikatan keluarga dan mendukung terciptanya dunia keluarga yang sehat, ” menutup Dr. Mustafa Guvercin, School Director Sampoerna Academy. (*)