Tahu Menghilang Sementara, Cabup Lucky Ketua: Ada Urusan di Jakarta

Tahu Menghilang Sementara, Cabup Lucky Ketua: Ada Urusan di Jakarta

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Calon Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan sejumlah bakal dan tim pemenangan pasangan bahan Bupati dan Wakil Bupati bagian urut 04 Nina Dai Bachtiar-Lucky Hakim sempat mencari keberadaannya era beberapa saat tak muncul.

Dia serupa menjelaskan di memang ke Jakarta karena ada permasalahan yang kudu diselesaikan. “Mereka mencari-cari ketika kami menghilang, berarti dikangenin, ” katanya bercanda saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (13/10/2020).

Lucky menjelaskan, dirinya berangkat ke Jakarta pada Sabtu kemarin karena ada permasalahan pada perusahaannya. Ketika berangkat ke Jakarta, ponsel miliknya rusak, dan pertama pulih kembali pada Seninnya. & pada hari Minggu, dia pula sempat mematikan ponselnya yang lain, karena mau fokus ke tanggungan.

Sebab itulah, pemeran dalam sinetron Angling Dharma ini memaklumi jika tersedia yang mengira dirinya menghilang. Pokok, dia memang tidak ada kabar dan tidak ada di Indramayu.

“Jadi yang kangen ini adalah para aktivis, kader, maupun relawan. Sebab mereka yang paling tahu agenda kampanye saya. Jadi ketika saya tidak ada, mereka mencari-cari, ” ungkapnya.

Lucky mengakui, dirinya akan pulang kembali ke Indramayu pada Kamis besok. Dan hari Jumatnya telah bisa blusukan kembali untuk mendaftarkan jadwal kampanye.

Sebelumnya, beredar kabar pada media sosial maupun pesan berantai pada Minggu (11/10/2020), calon pemangku Bupati Indramayu nomor urut 04, Lucky Hakim, menghilang dari Pilkada Indramayu 2020.

Kabar tersebut berawal zaman sebuah akun mengunggah postingan bersifat tulisan, “Saya minta maaf dengan sebesar-besarnya. Bahwa kegiatannya ditunda. Datang batas waktu yang tidak ditentukan, karena sampai saat ini saya sebagai sahabat Kang Lucky Hakim tidak tahu keberadaan beliau ada di mana. Dengan siapa? & berbuat apa? ”

Dalam postingan itu, juga ditambahkan tagar #KangLuckyHakimMenghilang. Sayangnya, postingan tersebut kini sudah dihapus.

Sementara dalam pesan WhatsApp berantai lain yang menyebar, disebutkan bahwa hilangnya Lucky Hakim diduga akibat percekcokan internal dalam koalisi partai pengusung, serta akibat kehabisan amunisi dan logistik untuk terjun ke asosiasi. (*)