Sehari Jelang Lebaran, Kue Lebaran di PBM Laris Elok

Sehari Jelang Lebaran, Kue Lebaran di PBM Laris Elok

TIMESINDONESIA, MADIUN – Tradisi masyarakat menyambut Idul Fitri tidak sepenuhnya hilang meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Salah satunya menyiapkan kue lebaran. Sehari menjelang lebaran, omset distributor kue kering di Rekan Besar Madiun (PBM) menyusun.

Mardiyah salah seorang distributor kue kering mengungkapkan, pembeli mulai ramai sepekan menjumpai lebaran. Larangan mudik sebab pemerintah justru menjadi kebahagiaan bagi Mardiyah.

“Karena nggak bisa pulang zona. Banyak yang cari kue khas daerahnya masing-masing, ” ujar Mardiyah, Rabu (12/5/2021).

Aneka kue kering tersedia di toko Mardiyah. Seolah-olah nastar, putri salju, bertopang kucing, sagu keju, kukis cokelat, kue kacang, astor dan lain-lainya. Harga kue kering berkisar Rp 10-15 ribu per kilogram.

Untuk masalah harga, beberapa jajanan dijual dengan harga 5. 000 – 10. 000 sedangkan kue kering dijual mulai dari harga Rp15. 000 per kilogramnya.

“Banyak yang datang beli kue dari luar Praja Madiun seperti Ngawi, Magetan, ” ungkap Mardiyah.

Tatkala itu, Aina Wakhidatul Khumairah warga Kota Madiun dengan berbelanja kue kering mengutarakan, setiap tahun berbelanja kue kering lebaran di PBM.   “Di sini harganya murah dan lengkap jenisnya, ” ujar Aina.

Walaupun ada larangan mudik & imbauan silaturahmi virtual, Aina mengaku tetap menyiapkan hidangan kue lebaran di rumahnya. Kalaupun tidak banyak tamu yang datang, kue lebaran yang dibeli di Pasar Besar Madiun (PBM) dinikmati bersama keluarga dan kru terdekat yang datang. (*)