Pemkab Gresik Janji Fasilitasi Pondok Pesantren dalam Menghadapi New Normal

Pemkab Gresik Janji Fasilitasi Pondok Pesantren dalam Menghadapi New Normal

TIMESINDONESIA, GRESIK – Pemkab Gresik, Jawa Timur siap memfasilitasi pondok pesantren dalam penerapan new normal. Bahkan, pemerintah berjanji akan menanggung biaya rapid test untuk santri luar wilayah yang mondok di Kota Pudak.

Sebelumnya, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Gresik beserta peserta pondok pesantren menggelar audiensi berhubungan DPRD dan Pemkab Gresik, Rabu (17/6/2020) siang.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melalui Kabag Humas Reza Pahlevi menegaskan akan mengakomodir seluruh keperluan penerapan penegakan protokol kesehatan tubuh di lingkungan pesantren.

“Dari hasil audiensi, semua kebutuhan peralatan akan ana siapkan, ” ujarnya.  

Reza menjelaskan,   pihaknya menunggu data dengan dibutuhkan. Termasuk identitas para santri yang berasal dari luar wilayah.  

“Diprioritaskan untuk menjalani rapid test terlebih dahulu. Biaya akan ditanggung pemerintah, ” imbuhnya.

Sementara itu salah satu perwakilan pengasuh pondok pesantren, KH Muhammad Zainuri menyambut baik agenda pemerintah yang memfasilitasi kegiatan & penerapan new normal di lingkungan pesantren.

“Alhamdulillah, bupati menerima usulan kita dengan mengawal pemulangan santri ke pondok pesantren, ” ungkapnya.

Selain melindungi penerapan new normal di jambar, Pengasuh Ponpes Al-Miftah Desa Mojopurowetan Kecamatan Bungah itu menambahkan pemerintah daerah siap memberikan rapid test gratis santri dari luar tanah air.

Selain itu tambah Zainuri, pemerintah juga akan memberikan Thermalgun sebagai kendaraan cek suhu tubuh, masker beserta bantuan sembako kepada pondok.

“Kami menyambut  baik. Intinya, kami dari pondok pesantren juga siap mematuhi protokol kesehatan serta menyambut masa kenormalan baru atau new umum, ” ucapnya. (*)