Pada Ngawi Tak Pakai Masker, Siap-siap E-KTP Ditarik

Pada Ngawi Tak Pakai Masker, Siap-siap E-KTP Ditarik

TIMESINDONESIA, NGAWI – Sosialisasi dan imbauan dinilai belum pas untuk membuat warga disiplin menjalankan protokol kesehatan. Bupati Ngawi Tabiat Sulistyono berencana mengeluarkan peraturan yang mengatur sanksi bagi warga Ngawi yang mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

‘’Nanti kalau tidak perbup  atau SK tentang sanksi bagi pelanggar aturan kesehatan, ” tegas Kanang seruan akrab Bupati Ngawi.

Mengenai bentuk hukuman, Kanang mengatakan, masih akan dibahas. Tetapi ada rencana penyitaan e-KTP bagi pelanggar protokol kesehatan. Maksudnya membuat jera para pelanggarnya & tidak berusaha mengulangi lagi.

“Jika tidak pakai masker e-KTP langsung ditarik, ” kata Kanang.

Menurut Kanang, di masa new normal warga sudah diperbolehkan beraktivitas. Tetapi kesadaran melaksanakan protokol kesehatan dinilai masih kurang. Terbukti angka positif Covid-19 dalam Ngawi masih terus bertambah.

Data final jumlah kasus positif Covid-19 total ada 31 orang setelah tersedia tambahan 4 pasien baru daripada klaster takziah Mantingan. Kanang mengucapkan, mayoritas penularan virus berasal sebab luar kota.

“Kita harus selesaikan urusan Covid-19 di Ngawi secara tuntas agar tidak terjadi penyebaran yang lebih luas, ” ujar Kanang.

Keseriusan melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan dengan berbagai upaya. Bahkan Bupati Ngawi Budi Sulityono rela berkeliling jalan kaki ke jalan aturan di kota Ngawi untuk sosialisasi protokol kesehatan. (*)