Mensos Minta Pemda Tiru Papua Dalam Memperbaiki Data Penyambut BansosÂ

Mensos Minta Pemda Tiru Papua Dalam Memperbaiki Data Penyambut BansosÂ

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Tri Rismaharini memuji Pemerintah Wilayah Papua karena sudah berhasil memperbaiki data penerima bansos  (bantuan sosial) hingga seratus persen rampung.

Menurut Risma, peran Pemda sangat istimewa dalam penyaluran bansos. Bahkan dia menegaskan kalau itu salah mendata, warga yang seharusnya menerima bantuan baik menjadi korban.

Risma memasukkan, masih ada sebanyak  14 juta data yang kudu diperbaiki. Salah satunya dengan berhasil diperbaiki datanya pada Papua. Sedangkan di beberapa daerah lain masih belum dilengkapi.

“Saya mengembalikan bertemu dengan Undang-Undang Nomor 13 tahun 2011, bahwa keterangan penerima, fakir miskin tersebut berasal dari daerah, oleh karena itu saya dikembalikan ke kawasan. Jadi itu kenapa ana meminta daerah untuk kalau memang kurang, ya, diusulkan saja, ” kata Risma di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Risma meminta pemda lain untuk mencontoh salah mulia kabupaten di Papua yang perbaikan datanya sudah beres. Perbaikan data itu menurutnya berdampak pada peningkatan jumlah warga yang berhak menyambut bansos.

Dia juga berharap, warga di berbagai wilayah terus mematuhi Protokol Kesehatan tubuh. Melaporkan kepada Satgas atau puskesmas terdekat bila mengalami gelaja covid-19. Dan tidak beraktivitas di luar publik dalam waktu lama.

    “Di Papua jangan kira jauh di kian tidak perbaiki. Ada kepala daerah kabupaten yang telah perbaiki (data) 100 obat jerih. Dan kemudian kenapa Papua di tahun 2020 dia menerima 15. 000 orang (penerima bansos), lalu di 2021 menerima 28. 000 orang, artinya naik 100 persen, karena kami membetulkan, ” tandas Risma.

Sebelumnya,   Presiden RI Jokowi resmi memperpanjang PPKM Level 4 sampai 9 Agustus 2021. untuk mengurangi pikulan masyarakat, Jokowi berjanji mau mempercepat penyaluran bantuan sosial atau bansos.

“Pemerintah langgeng mendorong percepatan penyaluran bansos, ” kata Jokowi pada konferensi pers virtual dalam Senin, 2 Agustus 2021.

Penerima bansos tersebut, tiba dari Program Keluarga Tumpuan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), sampai BLT Dukuh. Lalu, bantuan untuk cara UMKM seperti warung serta Pedagang Kaki Lima (PKL). Kemudian, ada juga subsidi upah yang menurut Jokowi sudah berjalan. Terakhir, banpres produktif usaha mikro (BPUM) yang sudah diluncurkan 30 Juli 2021. (*)