LPBI NU Pacitan Salurkan 23 Bagian Tempat Cuci Tangan ke 13 Pondok Pesantren

LPBI NU Pacitan Salurkan 23 Bagian Tempat Cuci Tangan ke 13 Pondok Pesantren

TIMESINDONESIA, PACITAN – Tangkal Covid-19 di kalangan Pondok Pesantren, Lembaga Penanggulangan Kesengsaraan dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama  Cabang Pacitan (LPBI NU Pacitan) salurkan 23 unit tempat cuci tangan dan 115 liter sabun, pada 13 Podok Pesantren di Pacitan.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian LPBI NU kepada pondok agar terhindar dari penyebaran Covid-19. Melihat data sampai saat ini pasien terkonfirmasi Covid-19 di Pacitan terus melonjak mencapai angka 596 pasien.

“Bantuan ini berupa alat basuh tangan dengan kapasitas besar mampu menampung 500 liter. Kita jadi lembaga yang menangani kebencanaan melangsungkan pencegahan dini, ” kata, Ketua LPBI NU Pacitan, Imam Bashori, Jumat (25/12/2020).

Lebih lanjut mantan penggagas tersebut menambahkan selain dibagikan tempat cuci tangan, sabun juga enam ribu masker, sesuai jumlah santri yang saat ini bermukim.

“Dengan kegiatan ini minimal dapat meringankan Pondok Pesantren dalam mencegah Covid-19, apa lagi di pondok itukan santrinya banyak dan satu kamar mampu banyak santri, semoga ini dapat bermanfaat, ” imbuhnya.

Karena Ponpes, sendat Imam Bashori merupakan nafas Nahdlatul Ulama pihaknya berharap dengan adanya bantuan tersebut dapat mempererat silaturahmi dan juga meringankan dalam pemasokan penanganan Covid-19.

“Bisa lebih erat jarang NU dengan Pondok Pesantren, tetap kemudian bisa meringankan pengadaan infrastruktur di Pondok Pesantren tersebut, ” ucapnya.

Perlu diketahui, bantuan tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan dengan LPBI NU tahun anggaran 2020, yang dikawal Lima Anggota DPRD Pacitan sebab Fraksi Partai PKB.

“Yang mendapatkan tengah ini, Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil, Tremas, Raudhoh Alhikam, Al Islah, Darul Ulum Kasihan, Al Fattah Tahunan, Al Qolam, Al Anwar, Nurul Dholam, Nahdlatussubhan, Miftahul Huda, Lpyp Punung, ” ungkap Pemimpin LPBI NU Pacitan, Imam Bashori.   (*)