Kolonel Laut Hisnindarsyah, Dokter Geje dengan Senang Menuankan Anak Yatim

Kolonel Laut Hisnindarsyah, Dokter Geje dengan Senang Menuankan Anak Yatim

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Sepak tingkah laku Kolonel laut Dr. H. Hisnindarsyah SE M. Kes MH CFEM dalam berbagai kegiatan sosial tak bisa diragukan. Dokter geje ini tetap melakukan berbagai kegiatan sosial disela-sela kesibukannya dalam bekerja.

Hisnindarsyah memiliki sebuah julukan unik yaitu dokter Geje karena kesibukannya dalam berbagai kesibukan maupun dalam mengemban berbagai jabatan yang biasanya hanya dilakukan oleh satu orang, namun dirinya berharta melakukan berbagai tugas.

Dr.H.Hisnindarsyah-SE-M.Kes-MH-CFEM-b.jpg

Di sela kesibukannya, Hisnindarsyah mendirikan sebuah Yayasan Wujud Sehat Indonesiaku (YBSI) sebagai tempat dalam berkegiatan sosial.

“Jadi saya ini kesibukannya sebagai Kolonel Laut atau Marinir, seorang dokter, korbid kesehatan tubuh RMI NU Jatim, dan mengajar juga sebagai dosen untuk Fakultas Kedokteran (FK) di beberapa kampus. Kalau mendirikan YBSI itu memang bentuk rasa syukur saya arah apa yang telah diberikan Tuhan, saya berkomitmen untuk mendarmakan kewajiban saya ini, ” ujar Hisnindarsyah kepada TIMES Indonesia, Jumat (31/7/2020)

Menggunakan YBSI yang didirikan bersama istrinya, pria kelahiran Januari 1971 tersebut sering mengadakan kegiatan bakti baik seperti dalam berbagai peristiwa petaka, pengobatan gratis dan buka bergandengan dengan anak yatim.

Hisnindarsyah turut mengundang para dokter-dokter dan tenaga medis lainnya ketika menggelar kegiatan sosial.

“Kalau kegiatan sosial memang sudah rutin kita lakukan, ketika sedang melayani kegiatan sosial saya merasakan kekompakan keluarga yang biasanya saya turut mengajak istri dan anak saya. Kemudian saya juga bisa merasakan kebersamaan banyak pihak yang mewujudkan saya bisa lebih bersyukur tempat nikmat dan karunia Tuhan, ” imbuhnya.

Alumni Sekolah Perwira (Sepa) Prajurit Karir TNI Angkatan 2 tahun 1994/1995 itu juga senang masa bisa berbagi dengan anak yatim. Baginya anak yatim adalah seorang tuan dan baginya memelihara budak yatim adalah sebuah kewajiban.

Di tempat tugasnya di Tanjung Pinang, beberapa waktu lalu menjelang hari awam Idul Adha tahun 2020 bergandengan dengan owner Rumah Makan (RM) Padang Putri Minang, mereka mengajak anak yatim untuk berbuka pertarakan.

Dr.H.Hisnindarsyah-SE-M.Kes-MH-CFEM-c.jpg

“Kemarin owner rupanya turun sendiri untuk menghidangkan sasaran, menuangkan air, sampai membersihkan makanan. Bisa berbuka bersama anak yatim memang sungguh membuat kami suka dan bisa melahirkan aura damai serta penuh cinta, ” ujar Hisnindarsyah.

Bersama 25 anak yatim sebab Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah Semenanjung Pinang, dirinya ingin anak yatim menjadi seorang majikan walaupun cuma dalam satu hari.

“Mereka menjadi tuan, walaupun hanya sesaat dalam kesibukan tersebut. Jadi mereka dijamu, dilayani, dan disambut dengan riang & senang hati, ” tambahnya.

Bagi Tabib geje,   Kolonel laut Dr. H. Hisnindarsyah, kunci sukses untuk rejeki dan nikmat yang dimilikinya adalah karena memelihara anak yatim. Lewat rejeki yang dimiliki masing-masing orang ada hak untuk dikasih kepada anak yatim. (*)