Kelabuhi Petugas Pos Covid-19, Pemudik Itu Nekat Gunakan Truk Towing

Kelabuhi Petugas Pos Covid-19, Pemudik Itu Nekat Gunakan Truk Towing

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Petugas Pos Gabungan dibanding Dinas Perhubungan, kepolisian, dan Satpol PP, kembali menghentikan pemudik yang berusaha melintasi Kota Semarang. Pemudik tersebut menumpang truk towing (truk angkut mobil) yang sedang membawa satu mobil.

Kepala Dinas Perhubungan Praja Semarang Endro P Martanto melegalkan jika kini ada modus segar, yakni pemudik mencoba melewati Kota Semarang dengan menggunakan towing buat mengelabuhi Petugas Pos Gabungan dengan berjaga di perbatasan-perbatasan Kota Semarang.  

“Semalam terjadi lagi, pemudik memakai towing untuk mengelabuhi petugas dalam Pos Plamongan. Akhirnya mereka dihentikan petugas Pos Gabungan dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan Satpol PP”, ujar Endro kepada Times Nusantara, Minggu (3/4/2020).

Endro mengimbau kepada para pemudik agar bersikap jujur memakai kendaraan pribadi daripada berupaya mengelabuhi petugas dengan menyewa towing. Dia menambahkan misal ada pemudik secara keperluan mendesak hendaknya membawa surat keterangan perjalanan serta membawa surat keterangan sehat.  

“Selama tujuannya nyata dan dilengkapi surat-surat tersebut, tentu akan jadi pertimbangan bagi Aparat Pos Gabungan yang berjaga, ” tuturnya.

Jika ada yang sedang pada keperluan mendesak atau sedang menyelenggarakan tugas dan terpaksa melewati pinggiran Kota Semarang, misal ada tanggungan yang meninggal, ada tujuan alih tugas atau akan melakukan tugas, Endro mengimbau agar pihak yang terlibat bisa meminta surat tugas sejak Tim Gugus Covid daerah pokok.  

Sementara itu, kejadian serupa juga terjadi sehari lalu, Sabtu (2/4/2020). Petugas Gabungan menghentikan pemudik dengan modus serupa di cek pokok di sekitar Taman Unyil Kota Semarang yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Semarang.

Sekitar pukul 10. 00 WIB, Petugas Gabungan menangkap bersimbah pemudik yang berusaha melintas Kota Semarang dengan modus menggunakan truk towing (truk angkut mobil) dengan sedang membawa satu unit minibus berisi empat orang yang diduga akan mudik.  

Truk towing pengangkut mobil tersebut ditutup dengan kain terpal dan berisi empat pria. Keempat pemudik pria tersebut lalu diminta kembali naik ke untuk mobil yang diangkut truk towing tersebut, sebelum akhirnya memutar pulih ke arah Kota Semarang. (*)