Kata Politik dengan Bupati Tuban, Fathul Huda: Netralitas Harus Dijaga kecuali Anak Saya yang Maju

Kata Politik dengan Bupati Tuban, Fathul Huda: Netralitas Harus Dijaga kecuali Anak Saya yang Maju

TIMESINDONESIA, TUBAN – Bupati Tuban KH Fathul Huda menerima kunjungan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah atau PDPM Kabupaten Tuban di komplek Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (14/12/2020).

Dalam pertemuan ini, Pemuda Muhammadiyah berterima kasih kepada Bupati Fathul Huda yang telah memimpin Tuban selama dua periode 2011-2021.  

Fathul Huda 2

Pemimpin PDPM, Mohamad Chusnul Yakin mengatakan, mengapresiasi netralitas ASN dan besar daerah dalam pelaksanaan Pilbup Tuban 2020.

“Kami salut atas netralitas Bupati dalam Pilkada tahun ini, ” kata ketua PDPM Yakin menelungkupkan obrolan dengan KH Fathul Huda yang juga Mustasyar NU kabupaten Tuban

Bupati menjelaskan, sebagai kepala wilayah,   netralitas harus tetap dijaga. Kepala daerah juga  harus adil untuk sukseskan pesta demokrasi lima tahunan.  

“Netralitas harus tetap dijaga kecuali anak saya yang lulus, ” gurau Fathul Huda menanggapi cletukan Yakin yang disambut gelak tawa dalam satu ruangan di kantor bupati Tuban

Ditanya perihal adanya politik dinasti, Bupati menyatakan tidak berkehendak adanya politik dinasti dalam Kabupaten Tuban.  

“Kalau ini diteruskan anak saya, ini kan namanya politik dinasti, saya ndak suka seperti itu, kecuali nanti kalau berkesempatan di periode berikutnya, ” sambungnya.  

Bupati juga menyinggung pengembangan kasus covid -19. Bahkan, kabupaten Tuban kembali zona merah ataupun resiko tinggi penyebaran covid-19.  

Untuk itu, Bupati Huda menekankan kepada masyarakat Tuban untuk benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan dan 3M.

“Padahal kunci pencegahan asalnya dari muncul kita, makai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Tapi kadang warga kita sendiri yang tak menerapkan hal itu, ” jawabnya.  

Terkait, rencana vaksin yang diperuntukkan bagi daerah yang berstatus zona merah, Bupati mengatakan akan berlaku sesuai peraturan yang berlaku.  

“Pemda juga masih menunggu vaksin tersebut apa sudah ada atau belum. Kami bertindak sesuai regulasi yang ada, ” jawabnya Huda 

Pemuda Muhammadiyah juga berterimakasih kepada Bupati sebab telah tanggap kebencanaan atau mitigasi menghadapi bencana alam seperti banjir di Kabupaten Tuban.  

Bupati mengatakan, mitigasi kebencanaan merupakan kepentingan beserta di daerah. Namun, beberapa penanggulangan bukan wewenang Pemerintah Daerah. “Ada wilayahnya pemerintah provinsi ataupun pusat sehingga kita tidak bisa melakukan banyak kecuali hanya mengusulkan, ” jawabnya

Pertemuan PDPM dengan Bupati Fathul Huda diakhiri penyerahan kenang- kenangan kaligrafi berpigura. (*)