HUT IBI ke-70, RS PKU Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Covid-19 Moderna

HUT IBI ke-70, RS PKU Muhammadiyah Gelar Vaksinasi Covid-19 Moderna

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Dalam rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI), RS PKU Muhammadiyah Gamping menggelar webinar Nasional. Jadwal bertema Optimalisasi Peran Bidan Pada Penyajian KIA-KB dan Kesehatan Reproduksi dalam medukung penguatan Penyajian Primer tersebut diikuti sekitar 1. 000 peserta.

Hadir sebagai perwira sumber Dokter spesialis Perut RS PKU Muhammadiyah Gamping dr. Suprihatiningsih, M. Kes, Sp. OG, Dr. Med(Cand) dan Ketua Pengurus Daerah IBI DIY Sutarti, S. Si. T, Bdn. MPH yang menyampaikan materi tentang kebijakan Pengoperasian di Faskes Primer beserta Permasalahannya.

Eksekutif Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping, dr. Ahmad Faesol mengatakan, PKU Gamping ditunjuk sebagai tempat pemberian vaksin jenis moderna dari Negeri Daerah (Pemda) Sleman. Dalam tahap pertama ini ditargetkan sebanyak 500 dosis perdana untuk 500 peserta vaksinasi.

“Supaya tidak terjadi kelompok massa. Target sasaran diusahakan total 2. 500 serta diagendakan sebanyak 5 kali vaksinasi, ” kata dr. Faesol dalam siaran pers, Senin (27/9/2021).

Kegiatan tersebut merupakan ikhtiar bagi Muhammadiyah untuk membantu pemerintah memajukan derajat kesehatan masyarakat. Terutama membantu menciptakan herd immunity dengan vaksinasi massal.

Vaksin modern di Kabupaten Sleman ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah melalui RS PKU Muhammadiyah Gamping dan AUM Kesehatan tubuh yang lain siap bersinergi dengan pemerintah untuk memimpin peningkatan derajat kesehatan klub.

Ketua Tim Vaksin RS PKU Muhammadiyah Gamping, dr Alita mengatakan, vaksin Moderna ini diberikan kepada bangsa dengan usia minimal 18 tahun ke atas.

Penggunaannya juga diklaim aman untuk lansia, ibu hamil dan ibu menyusui. Efektivitas vaksin Moderna ini juga diklaim baik di atas 94, 1 persen. “Tidak cuma warga DIY tetapi juga bagi luar DIY. Ini untuk dosis pertama untuk masyarakat dan booster untuk Nakes, ” kata Alita.

Bupati Sleman Kustini mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman jadi bergandeng tangan dengan Muhammadiyah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik secara sistem maupun kelembagaan.

Ia memberikan apresiasi kepada RS PKU Muhammadiyah Gamping karena sudah membantu dalam pelayanan kesehatan tubuh kepada masyarakat terutama buat mensukseskan program vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Sleman.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan melakukan vaksinasi kepada warganya sebanyak 80 persen, dan untuk lansia 40 persen.

Ia meminta kontribusi Muhammadiyah untuk vaksinasi bisa mempercepat pencapaian target tersebut, Sehingga, level PPKM di Kabupaten Sleman bisa turun ke level 2. Kabupaten Sleman saat itu, vaksin dosis pertama sudah mencapai lebih dari 70 persen dan dosis kedua 35 persen.

“Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama antar berbagai pihak secara pemerinta khususnya dengan RS PKU Muhammadiyah Gamping jadi kerjasama yang baik tersebut perlu dilanjutkan, ” sekapur Kustini.

Duta, vokalis Sheila On7 sempat ikut Berurut Vaksinasi Moderna di RS PKU Muhammadiyah Gamping bersama-sama anak dan istrinya.

Setelah menunggu, ia akhirnya memperoleh jatah vaksin setelah berinisiatif menanyakan kepada sahabat kecilnya yang seorang dokter dalam RS PKU Muhammadiyah Gamping. Duta mengucap syukur belakangan bisa divaksin bersama keluarganya.

“Alhamdulillah saya sudah divaksin, ini emang salah satu ikhtiar saya mudah-mudahan mau memberikan kebaikan gak cuma bagi diri saya akan tetapi bagi orang-orang di sekitar saya karena saya serupa hidup dengan banyak karakter, ” kata Duta.

Caraka mengaku sengaja memilih vaksin jenis Moderna salah satunya karena untuk kepentingan anaknya yang seorang pemain Bulutangkis. Apalagi dari referensi yang ia temukan, banyak negara Eropa yang hanya melegalkan vaksin jenis tertentu.

“Anak saya kebetulan atlet Bulu tangkis, mereka sudah mendekati umur di mana mereka kudu menentukan apakah akan terus di Badminton atau tak. Tapi dengan adanya pandemi seperti sekarang hampir perut tahun kompetisi lokal gak ada, mereka rugi sempurna, ” ujarnya.

“Mau gak mau saya harus cari kompetisi di luar, sedangkan salah satu syarat keluar negeri emang harus vaksin, ” kata Duta di dalam vaksinasi Covid-19 di RS PKU Muhammadiyah Gamping . (*)