Gambar Viral, Warga Ampel Surabaya Kibarkan Bendera Putih Keterangan Menyerah

Gambar Viral, Warga Ampel Surabaya Kibarkan Bendera Putih Keterangan Menyerah

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Warga Ampel Surabaya mengibarkan bendera putih pada depan rumah dan toko di sekitar Jalan Sasak. Bendera tersebut tanda warga menyerah dengan ekonomi dengan semakin tidak membaik sebab Covid-19. Pemasangan bendera suci itu terekam dalam video viral yang beredar dalam Kamis (22/7/2021).

Dalam gambar viral tersebut terlihat seorang pria tengah mengutarakan pendapatnya bahwa ia sudah taat dengan keadaan.

“Kami warga dari masyarakat Ampel mengatakan kami sudah menyerah, dengan ini kami mengangkat alam putih, ” ujar adam tersebut

Sambil berjalan disekitar jalan Sasak yang merupakan area pertokoan di Ampel, pria tersebut menjelaskan kalau bendera putih yang dipasang adalah simbol bahwa itu menyerah saat bertahan pada masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

“Masyarakat Ampel sudah mengibarkan bendera putih, ini kondisi Jalan Sasak (sepi), ” ungkapnya.

Tiang Sasak adalah pusat pertokoan di kawasan wisata religi Ampel. Ada berbagai ragam yang dijual, mulai sejak parfum,   buku agama, baju muslim, kurma dan lain sebagainya. Namun semenjak PPKM Darurat pertokoan itu harus tutup lebih introduksi, sehingga menyebabkan pendapatan warga pun menurun.

Tidak sendiri, dalam video tersebut  adam itu ditemani pengambil gambar. Pengambil gambar itu pula bersuara,   ia mempersunting, kapan PPKM akan sudah.   Ia juga menuntut keadilan selama masa pandemi bagi seluruh warga.

“Mau sampai kapan, kami sudah mengangkat bendera putih, menunjukkan kami menyerah dengan suasana yang ada di negeri kita, ” tanyanya.

Keduanya lalu mengatakan bahwa  Negeri harus lebih peduli dengan seluruh kondisi masyarakat. “Kami tidak akan dapat menetap kalau simpanan masyarakat terus tergerus akibat inflasi & pemerintah melaksanakan PPKM demi kebijakan yang mementingkan umum health, ” jelasnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Camat Semampir, Siti Hindun Robba, mengiakan belum mendapatkan info yang jelas. “Belum ada kabar lagi, ” jawabnya masa dihubungi pada Kamis (22/7/2021) sore.

Ditanya soal petunjuk dan keluhan Warga Ampel Surabaya, khususnya Jalan Sasak dan Panggung Ampel, dan jalan KH Mansyur dengan mana banyak dipenuhi distributor, Hindun, sapaan akrabnya, belum menjawab. (*)