Dihukum Menyapu Jalan Raya, Pemuda dalam Tuban Ini Mengaku Kapok

Dihukum Menyapu Jalan Raya, Pemuda dalam Tuban Ini Mengaku Kapok

TIMESINDONESIA, TUBAN – Sejumlah pemuda yang dihukum menyapu jalan raya akibat tidak memakai masker oleh petugas Satpol PP Kabupaten Tuban, mengaku kapok dan tidak berani mengulang balik melanggar aturan wajib pakai masker yang tertuang dalam Perbup Tuban nomor 34 tahun 2020.

Salah utama pemuda yang terkena sanksi, M Nur Huda (17), asal Jenu, mengaku sangat kapok dan berniat tidak mengulangi kesalahannya kembali. “Kapok enggak akan ngulangi lagi, ” katanya, Senin (06/07/2020).

Usai terkena aniaya atau sanksi sosial berupa membersihkan jalan, ia berjanji akan selalu mengenakan masker saat berada pada luar rumah. Ia tidak suka terkena sanksi menyapu jalan balik.

Huda juga mengajak masyarakat lainnya supaya patuh dan selalu memakai masker saat di luar rumah agar tidak terkena sanksi sosial. Selain itu juga menjaga agar tidak tertular atau menularkan virus corona.

Diketahui, satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Tuban, memberikan hukuman kepada sejumlah pemuda yang kedapatan tak memakai masker. Para pemuda itu dihukum membersihkan dan menyapu dalam pinggir jalan Protokol kota Tuban.

Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto mengutarakan mereka yang dikenakan sanksi baik tersebut adalah warga yang tak menggunakan masker saat di wahana umum ataupun tempat umum lainnya.

“Berdasarkan Perbup nomer 34 tahun 2020, setiap masyarakat wajib menggunakan kedok saat berada di luar panti. Sehingga warga yang kedapatan tak mengenakan masker akan dikenakan sankai sosial berupa menyapu jalan raya dan sejenis lainnya, ” sahih Heri.

Selain itu, sanksi sosial berat lainnya ialah mereka akan diminta ikut memakamkan secara langsung penderita Covid-19. Hal tersebut dilakukan berjalan memberikan efek jera dan menggalibkan aturan wajib masker.

“Setiap hari hampir ada sebanyak 20 orang yang terjaring razia operasi masker. Mereka dikenakan sanksi beragam, mulai dari sanksi administrasi, sosial dan pembinaan, ” beber Heri.

Agar tak kena hukuman menyapu jalan raya bagaikan sejumlah pemuda tadi, dia mengimbau agar mematuhi Perbup nomor 34 tahun 2020. “Tetap dan selalu pakai masker saat di luar rumah, ” tegasnya. (*)