Bahan Bupati Banyuwangi Datangi Kampung yang Tak Pernah Didatangi Pejabat

Bahan Bupati Banyuwangi Datangi Kampung yang Tak Pernah Didatangi Pejabat

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Calon Tumenggung Banyuwangi Yusuf Widiatmoko bertandang ke Dusun Panggungrejo, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Warga di sana mengiakan selama ini belum pernah didatangi pejabat.

Keluhan itu, disampaikan langsung oleh warga kepada Paslon nomor urut-01, Yusuf Widyatmoko atau Mas Yusuf, Sabtu (28/11/2020).

Mendapat undangan dari warga, Mas Yusuf langsung merespon sekaligus Ingin mengetahui lebih dekat kondisinya. Warga Dusun Panggungrejo terlihat antusias, menyambut kedatangan Mas Yusuf beserta rombongan.

Di salah satu rumah awak, Mas Yusuf diberi kesempatan mendedahkan visi misi dan program yang diusung bersama Gus Riza. Salah satun program anggaran 100 juta rupiah per dusun, adalah program untuk mengembangkan potensi dusun itu.

“Saat perjalanan ke sini, saya menentang di sini memiliki potensi pertanian dengan baik. Selain ada perkebunan dengan luas, ada juga hamparan ladang yang luas di sepanjang jalan, ” ucap Mas Yusuf.

Setelah membeberkan sejumlah program, Mas Yusuf dengan ditemani Irma Lumiga, desainer terkemuka dan Reny Farida, penyanyi beserta relawan, juga melakukan blusukan menyebut warga sekitar, meski cuaca gerimis.

Masyarakat yang sudah menunggu di depan rumah masing-masing, merasa lega mampu bertemu langsung Mas Yusuf. Bahkan, ada salah satu warga dengan memberikan bingkisan berupa satu kampil telur ayam kampung dan sebotol madu murni.

“Saya di sini cuma bisa mendoakan, supaya Mas Yusuf kesehatannya dapat terjaga dan selalu fit sampai kemenangan nanti, ” jelas Indah, warga yang meluluskan bingkisan oleh-oleh.

Mas Yusuf kemudian melanjutkan kunjungan di Dusun Kampungbaru, Desa Margomulyo. Kondisinya sama, selama ini belum pernah didatangi pejabat. “Baru kali ini, ada calon Tumenggung Banyuwangi yang turun langsung ke daerah terpencil kami. Ini membuktikan, bahwa Mas Yusuf memang memperhatikan asosiasi kecil. Kemenangan Mas Yusuf-Gus Riza, merupakan anugerah bagi kami, ” kata Ustad Satiyo selaku tipu agama setempat. (*)