Agenda Jalak Wani Kejari Pacitan Cegah Kades Tersandung Norma

Agenda Jalak Wani Kejari Pacitan Cegah Kades Tersandung Norma

TIMESINDONESIA, PACITAN – Program Jalak Wani (Jaksa Pengacara Negara Jadi Melayani) Kejari Pacitan melangsungkan penandatanganan Mou bidang hati-hati dan tata usaha Negeri dengan Pemdes Se Kecamatan Nawangan dan Bandar.

Kejari Pacitan, Hendri Antoro mengatakan tujuan program Jalak Wani untuk memaksimalkan bidang Datun dan Intelejen, membantu pencegahan melanggar hukum Pemdes dalam menjalankan roda dan pendirian Pemerintahan tingkat Desa.

Sebab, menurut Hendri Antoro Pemdes harus menjadi katalisator dan menunjang  pembangunan kawasan Kabupaten Pacitan. Mengingat Kepala Desa merupakan perpanjangan tangan Bupati.

“Pembangunan desa kudu bisa menjadi katalisator serta menunjang pembangunan daerah sebab Kepala Desa adalah perpanjangan peran Bupati, ” katanya, Kamis (10/6/2021).

Kedepan, Kajari Pacitan mengatakan segala permasalahan bisa dikomunikasikan melalui jejaring WhatsApp, Telepon, maupun per zoom, sehingga bisa berjalan lancar.

“Segala permasalahan supaya di komunikasikan baik via telpon, WA maupun Zoom secara kolektif nanti kita yang siapkan, ” imbuhnya.

Alasan kenapa penandatangganan dilakukan bertempat di Tonggak Jenderal Sudirman Desa Pakisbaru. Menurutnya tempat tersebut selain sebagai sejarah juga bisa mengambil spirit perjuangan di memperjuangkan Negara Republik Indonesia.

“Kita harus membangun hubungan yang produktif untuk menghalangi potensi masalah hukum ke depannya. Kita, mengambil wadah penandatanganan di tempat kuno ini karena, tempat ini tempat perjuangan pendahulu kita sehingga kita bisa menjemput spiritnya, ” jelasnya.

Oleh karena itu, dia berharap potensi serta kekuatan lokal desa kudu dikembangkan, agar bisa bertambah maju dan terarah. Rencana kemudian dilanjutkan dengan jadwal diskusi oleh tim sebab bidang Datun dan bagian Intelijen membahas permasalahan dengan ada di Desa. (*)