5 Cara Menjadi Ibu yang Baik Ala Dosen Psikologi UIN Maliki Malang

5 Cara Menjadi Ibu yang Baik Ala Dosen Psikologi UIN Maliki Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Menjadi sosok ibu yang baik adalah impian banyak perempuan. Untuk itu,  seorang ibu harus memahami pola asuh yang ideal kepada anak itu seperti apa. Dan salah satu hal yang harus dihindari sosok ibu adalah menjadi pengaruh toxic kepada sang anak. Berikut adalah lima cara menjadi ibu yang baik ala Dosen Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang), Dr. Hj. Rifa Hidayah, M.Si, Selasa (6/7/2021).

INFORMASI SEPUTAR UIN MALANG DAPAT MENGUNJUNGI www.uin-malang.ac.id

1. Mudah Berpikir Positif

Seorang ibu harus mudah berpikir positif kepada anak yakni dengan mempercayai apa yang anak katakan. Dan apapun yang dilakukan anak, ibu harus dapat memberikan apresiasi yang baik. Seorang ibu yang baik tidak mudah berperasangka buruk kepada anak. Hal itu penting karena prasangka buruk dari orang tua dapat menjadi doa yang buruk untuk anak.

2. Mudah Memberikan Apresiasi

Ibu harus mudah memberikan apresiasi kepada sang anak meskipun anak melakukan tindakan hal kecil yang positif. Apresiasi itu akan dapat mendukung anak untuk meningkatkan kepercayaan diri. Dan apabila ibu tidak mudah mengapresiasi, anak akan cenderung tidak percaya diri. Hal itu perlu ibu hindari agar tidak menjadi pengaruh toxic kepada sang anak.

3. Hindari Stigma Negatif

Seorang ibu hendaknya menghindari kata-kata yang negatif dan kasar kepada anak. Ibu yang baik harus menuturkan pesan menggunakan kata-kata yang positif agar anak mudah menerima dan tidak menjadi tertutup. Dengan menghindari stigma negatif akan mengajari anak untuk berperilaku jujur, tidak gugup, dan terbuka kepada sang ibu saat menyatakan sesuatu.

4. Tidak Membanding-bandingkan

Ibu yang baik tidak akan membanding-banding anaknya dengan anak orang lain maupun dengan saudaranya sendiri. Karena ibu yang baik, akan dapat mengerti kelebihan dan kekurangan anaknya. Hal itu penting ibu perhatikan, karena dibanding-bandingkan dengan orang lain akan membuat anak tidak merasa nyaman. Terlebih lagi pada usia anak-anak akan menjadikan perkembangan anak kurang baik di masa yang akan datang.

Rifa-Hidayah.jpgDosen Psikologi UIN Maliki Malang, Dr. Hj. Rifa Hidayah, M.Si ketika ditemui di ruangannya. (Foto: Nadira Rahmasari/TIMES Indonesia)

INFORMASI SEPUTAR UIN MALANG DAPAT MENGUNJUNGI www.uin-malang.ac.id

5. Pandai Mengontrol Diri

Ibu yang baik harus pandari dalam mengontrol emosi dan kekerasan. Jangan sesekali memberikan hukuman yang kasar  kepada anak baik dengan menjewer maupun mencubit. Ibu yang baik, dapat menyampaikan amarah dengan cara yang lembut, sehingga anak akan mudah menerima dan lebih dekat dengan ibu. Dan ibu harus selalu memberikan arahan kepada anak menggunakan kasih sayang.

Itulah lima cara menjadi ibu yang baik ala Dosen Psikologi UIN Maliki Malang. (*)