10 Gejala Kekurangan Vitamin D

10 Gejala Kekurangan Vitamin D

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gejala kekurangan vitamin D sering kali tak disadari. Padahal, bila tidak ditangani, kondisi ini sanggup meningkatkan risiko munculnya keburukan tertentu, mulai dari gangguan tulang hingga infeksi.  

Oleh karena itu, fakta kekurangan vitamin D menetapkan dikenali sedini mungkin, berikut penyebabnya.

Vitamin D mampu diproduksi oleh tubuh secara bantuan paparan sinar matahari, dan bisa juga diperoleh dari makanan, seperti ikan, minyak ikan, hati sapi, keju, telur, jamur, serta susu yang telah diperkaya vitamin D. Vitamin D juga bisa diperoleh melalaikan suplemen.

Ketika seseorang jarang mengonsumsi makanan tersebut atau kurang terpapar sinar matahari, ia berisiko menjalani defisiensi atau kekurangan vitamin D.

1. Mudah kedinginan

Di musim dingin, karakter memiliki kemampuan yang berkurang untuk membuat vitamin D, karena mengurangi aktivitas di luar ruangan.  

Sebab karena itu ketika hadir musim dingin, paparan matahari tentu akan berkurang serta berdampak pada kebutuhan vitamin D.  

Defisiensi vitamin D berkepanjangan bisa memajukan risiko terjadinya masalah osteoporosis (pengeroposan tulang), osteomalasia (kelainan tulang lunak), atau dalam anak-anak bisa membuat tulangnya tumbuh tak sempurna.

dua. Nyeri tulang

Gejala kejelekan vitamin D yang ke-3 adalah sakit tulang dan punggung. Vitamin D membangun menjaga kesehatan tulang dalam beberapa cara. Salah satunya adalah untuk meningkatkan peresapan kalsium tubuh.

Nyeri terampil dan nyeri punggung lembah mungkin merupakan tanda kewenangan vitamin D yang tak memadai dalam darah.

Menuntut observasional besar telah menemukan hubungan antara kekurangan vitamin D dan nyeri tumpuan bawah kronis.

Satu menuntut meneliti hubungan antara mahkota vitamin D dan nyeri punggung pada lebih daripada 9. 000 wanita.  

Para peneliti menemukan kalau mereka yang kekurangan vitamin D lebih mungkin menikmati sakit punggung, termasuk lara punggung parah yang membatasi aktivitas sehari-hari.

3. Nyeri Otot

Gejala kekurangan vitamin D yang terakhir ialah nyeri otot. Penyebab sakit otot seringkali sulit untuk ditentukan. Namun, terdapat kira-kira bukti bahwa kekurangan vitamin D dapat menjadi pasal potensial nyeri otot pada anak-anak dan orang dewasa.

Dalam satu penelitian, 71% orang dengan nyeri kronis ditemukan kekurangan vitamin D. Reseptor vitamin D ada dalam sel saraf dengan disebut nosiseptor, yang merasakan rasa sakit.  

Satu studi pada hewan menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat menyebabkan rasa lara dan sensitivitas karena stimulasi nosiseptor pada otot.

Kurang penelitian juga menemukan kalau mengonsumsi suplemen vitamin D dosis tinggi dapat mengurangi berbagai jenis rasa melempem pada orang yang cela vitamin D.

4. Mudah Lelah

Gejala kekurangan vitamin D yang kedua ialah tubuh menjadi mudah terasa lelah. Merasa lelah bisa memiliki banyak penyebab, dan kekurangan vitamin D ialah salah satunya. Sayangnya, situasi ini sering diabaikan sebagai penyebab potensial.

Studi kasus telah menunjukkan bahwa kewenangan darah yang sangat nista dapat menyebabkan kelelahan yang memiliki efek negatif yang parah pada kualitas tumbuh. Namun setelah mengonsumsi suplemen vitamin D, kadar pembawaan jadi meningkat menjadi dan gejalanya teratasi.

5. Besar mudah berkeringat
 
Produksi keringat yang berlebihan bisa menjadi bukti bahwa tubuh kekurangan vitamin D. Dahi yang tidak pernah berhenti berkeringat, bahkan saat berada di ruangan dengan suhu cenderung lega merupakan gejala awal yang dapat Anda perhatikan.

enam. Mudah Sakit dan Terinfeksi

Gejala kekurangan vitamin D yang pertama adalah awak mudah sakit dan lurus terinfeksi penyakit. Salah satu peran vitamin D dengan paling penting adalah melestarikan sistem kekebalan tubuh tentu kuat sehingga Anda sanggup melawan virus dan kuman penyebab penyakit.

Vitamin D secara langsung berinteraksi dengan sel-sel yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi. Kalau Anda sering sakit, terutama pilek atau flu, kewenangan vitamin D yang rendah mungkin menjadi faktor penyebabnya.

Beberapa penelitian observasional tinggi telah menunjukkan hubungan kurun kekurangan vitamin D serta infeksi saluran pernapasan seolah-olah pilek, bronkitis dan pneumonia.  

7. Gangguan Rehabilitasi Luka

Gejala kekurangan vitamin D yang kelima adalah terganggunya proses penyembuhan luka. Penyembuhan luka yang laun setelah operasi atau cedera mungkin merupakan tanda kalau kadar vitamin D Kamu terlalu rendah.

Hasil daripada penelitian tabung menunjukkan bahwa vitamin meningkatkan produksi senyawa yang penting untuk membentuk kulit baru sebagai arah dari proses penyembuhan luka.  

Studi pada orang yang menjalani operasi gigi menemukan bahwa aspek penyembuhan tertentu terganggu oleh noda vitamin D.

Juga disarankan bahwa peran vitamin D dalam mengendalikan peradangan dan melawan infeksi penting buat penyembuhan yang tepat. Mulia analisis mengamati pasien dengan infeksi kaki diabetik.

Ditemukan bahwa mereka yang kenistaan vitamin D parah bertambah cenderung memiliki tingkat penanda inflamasi yang lebih luhur yang dapat membahayakan penyembuhan.

8. Rambut Rontok

Gejala kekurangan vitamin D dengan selanjutnya adalah kerontokan pada rambut. Rambut rontok seringkali dikaitkan dengan stres, yang tentunya merupakan penyebab umum dari masalah ini.

Namun, ketika rambut rontok tersebut parah, hal tersebut jadi akibat dari penyakit ataupun kekurangan nutrisi.

Kerontokan bulu pada wanita telah dikaitkan dengan kadar vitamin D yang rendah, meskipun tenggat saat ini masih benar sedikit penelitian tentang hal ini.  

Alopecia areata adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan kerontokan rambut yang parah dari kepala dan bagian tubuh lainnya.
Ini terkait secara rakhitis, yang merupakan aib yang menyebabkan tulang lunak pada anak-anak karena aib vitamin D.  

Level vitamin D yang nista terkait dengan alopecia areata dan dapat menjadi faktor risiko untuk mengembangkan penyakit.

9. Depresi

Gejala cacat vitamin D yang ke empat adalah depresi. Suasana hati yang tertekan kelanjutan depresi juga bisa menjelma tanda kekurangan vitamin D. Dalam studi ulasan, para peneliti telah menghubungkan noda vitamin D dengan depresi, terutama pada orang masa yang lebih tua.

Pada satu analisis, 65% sejak studi observasional menemukan ikatan antara kadar darah nista dan depresi. Di bagian lain, sebagian besar tes coba terkontrol, yang membawa bobot lebih ilmiah daripada studi observasional, tidak menunjukkan hubungan antara keduanya.

Namun, para peneliti yang menelaah studi mencatat bahwa jumlah vitamin D dalam studi terkontrol seringkali sangat rendah. Selain itu, mereka menginvestigasi bahwa beberapa penelitian agak-agak tidak berlangsung cukup lama untuk melihat efek mengonsumsi suplemen pada suasana sinting.

Beberapa penelitian terkontrol menunjukkan bahwa memberikan vitamin D kepada orang yang cela asupannya dapat membantu membenarkan depresi, termasuk depresi musiman yang terjadi selama bulan-bulan yang lebih dingin.

10. Pengeroposan Tulang

Gejala cacat vitamin D yang berikutnya adalah terjadinya pengeroposan tulang.  

Vitamin D memainkan peran penting dalam peresapan kalsium dan metabolisme tulang.

Banyak orang tua dengan didiagnosis dengan keropos terampil percaya bahwa mereka perlu mengonsumsi lebih banyak kalsium. Namun, sebenarnya mereka cela vitamin D juga.

Kepadatan mineral tulang yang kecil merupakan indikasi bahwa tulang Anda telah kehilangan kalsium dan mineral lainnya. Ini menempatkan orang dewasa yang lebih tua, terutama perempuan, pada peningkatan risiko terhenti tulang.

Dalam sebuah studi observasional besar di lebih dari 1. 100 wanita paruh baya pada kala menopause atau pascamenopause, para-para peneliti menemukan hubungan berpengaruh antara kadar vitamin D yang rendah dan kepadatan mineral tulang yang sedikit.

Asupan vitamin D yang cukup dan mempertahankan kewenangan darah dalam kisaran optimal adalah strategi yang indah untuk melindungi massa tulang dan mengurangi risiko patah tulang.

Langkah penangann & pencegahab kekurangan vitamin D

Gejala kekurangan vitamin D dapat diatasi dengan selalu memenuhi asupan vitamin D tiap harinya. Cara memutar mudah yang dapat Anda lakukan adalah rutin berjemur pada pagi hari, tepatnya sebelum pukul 10 cepat.  

Selain itu, kejelekan vitamin D juga mampu diatasi dengan cara menggandakan konsumsi makanan yang menyimpan vitamin D.

Jika diperlukan, Anda juga bisa memakai suplemen vitamin D buat mencukupi kebutuhan vitamin D. (*)